Faperta91 Plus

Kita lia ada beberapa komentar di tong pe blog ini yang ingin bergabung denga torang di sini. Dan mereka adalah tong pe ade-ade dulu (angkatan 91 ke atas), meskipun torang ndak pernah bertatapan langsung dengan dorang.

Kita (sebagai orang yang hidup di rantau) bisa merasakan bagaimana rasanya jika torang merindukan tong pe tamang-tamang dulu. Sementara tarang sendiri so hilang kontak sama sekali dengan mereka.

Kehadiran internet ternyata telah membawa torang, paling tidak, sekali – dua kali mencoba mencari informasi keberadaan tong pe tamang-tamang dulu. Dengan Googling misalnya. Dan mungkin itu pula yang telah membawa tong pe ade-ade ini ke Blog FAPERTA91UNSRAT.

Sekarang, tinggal bagaimana dengan kita (Alumni Faperta 91 Unsrat) yang telah berinisiatif membuat blog ini sebagai sarana buat tukar informasi, kangen-kangenan, mencoba menyambung kembali tali silaturahim yang dulu pernah torang jalin.

Pertanyaannya adalah, Maukah kita expand ke faperta91unsrat plus?

Bagaimana deng Pak Admin (Om Bota)?

Tamang-tamang ada ide, saran dan sejenisnya?.

Wajah baru dari wajah lama

Hai,

Ada yang masi inga pa tong pe tamang satu ini?

Winda Mintjelungan

Winda Mintjelungan

Ya, butul, Winda Mintjelungan.

Ini foto atik baru ada dapa waktu bongkar-bongkar file-file foto. Aid atik ada foto taong lalu (2007) waktu Pameran Pembangunan di Paniki. Skarang Aid satu kantor deng Eka, ta pe Eka dang, di Bappeda Propinsi Sulawesi Utara. Waktu itu (2007) baru pinda pa dong Eka pe kantor dari Pemkot Bitung. Bagitu kata …

Masi sama nda deng Aid pe muka tempo doeloe. Hahahaha …

Foto bakudapa di kobong… april 2008

Berat badan boleh tatambah sadiki, maar masih tetap gaga2 kang bhuahaha…

Ditulis dalam Artikel. 6 Komentar »

Masih tentang V

Hari sabtu, 7 juni 2008… di gereja St.Christophe de Coubron, Prancis…


Selengkapnya…

Perjumpaan tak terduga

vanyHari ini, kita bahoba lagi pa torang pe rumah ini. Baca-baca postingan dan komentar. Pada postingan sebelumnya, di sana terpajang fotonya Vany, Sisi, dan Ade. Dan kemudian, Nuke ada tanya kalo Vanny ada di Manado atau so di Manado??

Kita jadi teringat dengan kita pe perjumpaan dengan torang pe Tamang ini beberapa waktu yang lalu. Pertemuan yang tak terduga.

Pada awalnya, kita dapa utus dari kantor untuk mendampingi SULUT BOSAMI NETWORK yang mau ekspedisi ke Tangkoko. Tugasnya kita adalah untuk membantu memperkenalkan torang pe kekayaan alam khususnya satwa. Kita ajak Big mo sama-sama ka sana, hanya saja dia harus menyelesaikan depe tugas di kantor. Maka berangkatlah kita pada hari yang sudah disepakati.

Setibanya di Desa Batuputih (salah satu pintu masuk ke Cagar Alam Tangkoko), di sana sudah ada satu mobil kijang yang sepertinya sedang menunggu rombongan lainnya yang belum datang. Beberapa orang yang mengenakan t’shirt seragam berdiri di salah satu pekarangan homestay yang ada. Dan ternyata di antara mereka itu ada tong pe tamang Vany Lasut. Dari kita pe penglihatan tampaknya Vany yang paling muda diantara mereka.

Kita turun dari oto dan menyapa pa dorang sekalian berkenalan. Torang pun sama-sama masuk ke dalam Kawasan Camping Ground di Hutan Wisata Batuputih.

Kegiatan yang torang ikuti mencakup: menangkap dan mengidentifikasi kelelawar, night spotting ndak jadi lantaran hujan, diskusi, trekking ke tempat tidurnya Tarsius, mengamati si Yaki, bersih pantai, dan tentunya makan-makan no…

Nah kebetulan, selama kegiatan berlangsug kita sempat mengabadikan tampangnya Vany, tong pe tamang yang baru saja menyelesaikan pendidikan S3-nya di Prancis. So skarang Vany so boleh mo tambah tu gelar di muka depe nama Dr. Vany Lasut ato bagaimana Van? pake Dr ato PhD? Ah.. kalo soal gelar tanya jo pa Vany.

Di tempat tidur Tarsius

Mencoba mengabadikan si Tarsius

Berpose bersama Ketua SULUT BOSAMI NETWORK

Mejeng dulu ahhh…!